Jumat, 21 Desember 2018 10:37 WITA

The Fed Kembali Naikkan Suku Bunga, Menko Darmin Optimis Rupiah Bertahan di Bawah Rp15.000

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
The Fed Kembali Naikkan Suku Bunga, Menko Darmin Optimis Rupiah Bertahan di Bawah Rp15.000

RAKYATKU.COM - Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve kembali menaikkan suku bunganya pada Rabu (19/2/2018). Ini kali keempat The Fed menaikkan suku bunga acuan pada tahun 2018. Setelah kenaikan suku bunga yang telah diprediksi pasar ini, The Fed memperkirakan kenaikan yang lebih sedikit pada tahun depan.

Kenaikan suku bunga pada Desember 2018 ini sebesar 25 basis point menjadi kisaran 2,25%-2,50%.

Sementara, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate. Rupiah pada kurs tengah BI pada Kamis (20/12)  terdepresiasi 0,83% ke level 14.499 per dollar AS.

Meski begitu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution masih optimistis nilai tukar rupiah masih akan bertahan di bawah Rp 15.000 per dollar Amerika Serikat. 

"Iyalah. Dalam beberapa hari ini situasinya tidak melemah malah menguat sedikit,” ujar Darmin yang dikutp dari Kontan

Darmin pun menyarankan agar seluruh pihak tidak menduga-duga setiap The Fed menaikkan suku bunganya. Ia juga mengaku tidak terkejut terhadap sikap The Fed yang memilih untuk menaikkan suku bunga acuannya. Menurutnya, tindakan tersebut sudah diprediksi oleh pelaku pasar.