Selasa, 04 Desember 2018 19:59 WITA

Proyeksi 2019, BI: Ekonomi Tidak Merata dan Penuh Ketidakpastian

Penulis: Sartika Marzuki - Arfa Ramlan
Editor: Nur Hidayat Said
Proyeksi 2019, BI: Ekonomi Tidak Merata dan Penuh Ketidakpastian
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Hotel Claro Makassar, Selasa (4/12/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Bambang Kusmiarso menyatakan, ada beberapa tantangan yang harus mendapat perhatian penuh dalam menjaga stabilitas perekonomian di Sulsel.

"Paling utama dari kondisi ekonomi global yang tidak merata dan penuh ketidakpastian," kata Bambang saat ditemui dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Hotel Claro Makassar, Selasa (4/12/2018).

Bambang menuturkan, ketidakstabilan ekonomi yang terjadi di tahun 2018 kemungkinan masih akan berlanjut pada tahun 2019 dan tahun berikutnya.

"Di tengah kondisi ekonomi dan keuangan global yang tidak menentu. Sinergi merupakan kata kunci bagi kita semua untuk mampu memperkuat ketahanan dalam menghadapi dampak rambatan global dan momentum pertumbuhan ekonomi menuju negara maju yang sejahtera," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Bambang, Sulsel juga harus memperkuat fundamental dan transaksi berjalan. Menggenjot dan mencari celah-celah untuk melakukan ekspor, serta mendatangkan devisa.

"Makanya isu yang kita angkat dalam kegiatan tadi adalah bagaimana agar kita dapat meningkatkan ekspor dan pariwisata," pungkasnya.