Senin, 03 Desember 2018 20:40 WITA

November 2018, Inflasi Sulsel Capai 0,28 Persen

Penulis: Sartika Marzuki - Arfa Ramlan
Editor: Aswad Syam
November 2018, Inflasi Sulsel Capai 0,28 Persen
Pertemuan membahas inflasi Sulsel di Kantor BPS Sulsel, Senin (3/12/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, November 2018, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami inflasi 0,28 persen. Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,73.

Sementara laju inflasi tahun kalender (Januari-November 2018) Sulsel sebesar 2,62 persen. Kemudian laju inflasi year on year (November 2018 terhadap November 2017) sebesar 3,68 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel), Yos Rusdiansyah mengatakan, inflasi yang terjadi di Sulsel pada November 2018 ini, disebabkan naiknya harga pada enam kelompok pengeluaran yang ditunjukkan oleh naiknya IHK.

Antara lain pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 1,18 persen. Lalu kelompok kesehatan 0,30 persen, kelompok sandang 0,17 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,14 persen.

"Selanjutnya kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,10 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,07 persen," tutur Yos, Senin (3/12/2018).

Sementara kelompok bahan makanan, lanjut Yos, mengalami penurunan indeks harga hingga -0,04 persen.

"Dari 5 kota IHK di Sulsel, empat kota yaitu Bulukumba, Watampone, Palopo dan Makassar mengalami inflasi. Sedangkan Parepare mengalami deflasi," kata dia.

Yos mengungkapkan, inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Bulukumba, yakni sebesar 0,41 persen dengan nilai IHK sebesar 140,99.