Senin, 03 Desember 2018 12:15 WITA

2018, Pendapatan UMKM Sulsel Masih di Bawah Rata-rata

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Andi Chaerul Fadli
2018, Pendapatan UMKM Sulsel Masih di Bawah Rata-rata
Waketum HIPMI Sulsel, Arianto Burhan Makka (tengah)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Arianto Burhan Makka menyatakan, pendapatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan (Sulsel), masih berada di bawah rata-rata.

"Kalau dari data yang kami dapat, tahun ini memang terjadi peningkatan dibandingkan tahun lalu. Hanya saja secara progres peningkatan pendapatan, itu masih di bawah rata-rata," kata Arianto pada Rakyatku.com.

Arianto menduga, hal ini terjadi karena pihak pemerintah belum berperan secara penuh untuk melakukan intervensi. Guna memudahkan UMKM dalam mengakses perbankan.

"Akibatnya UMKM selalu mengalami kesulitan akses permodalan. Ini adalah masalah klasik turun temurun. Dimana perbankan masih ragu-ragu dalam mendukung pelaku UMKM," ungkapnya.

Loading...

Banyak pelaku UMKM, lanjut Arianto, yang kerap dianggap tidak mampu memenuhi syarat perbankan (bankable). Padahal sebenarnya, sudah banyak UMKM yang prospek usahanya baik dan layak didukung dengan akses perbankan.

"Kami berharap, kedepannya UMKM bisa mendapatkan support dan bimbingan secara khusus dari pemerintah, perbankan atau pihak-pihak terkait lainnya. Karena Hipmi tidak mungkin bisa bekerja sendiri, apalagi menangani seluruh UMKM yang ada di Sulsel," pungkasnya.

Loading...
Loading...