Minggu, 02 Desember 2018 11:00 WITA

Apindo Sulsel: Ekonomi Sulsel Tumbuh Tinggi, tetapi Volume Transaksi Turun

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Abu Asyraf
Apindo Sulsel: Ekonomi Sulsel Tumbuh Tinggi, tetapi Volume Transaksi Turun
Ketua Apindo Sulsel, Latunreng

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Selatan (Sulsel), Latunreng mengakui, pertumbuhan ekonomi Sulsel sepanjang tahun 2018 sangat membanggakan, yakni berkisar 7,2 persen hingga 7,8 persen.

"Data itu mengartikan bahwa seluruh sektor masih memberikan sumbangsih. Terhadap perekonomian yang ada di Sulsel," ujar Latunreng pada Rakyatku.com.

Namun apabila dilihat dari Januari sampai November, lanjut Latunreng, volume transaksi di Sulsel sepanjang 2018 tidak terlalu signifikan dengan pertumbuhan ekonomi.

"Contohnya pada semester II 2018. Sektor properti mulai mengalami perlambatan hingga akhir tahun. Komoditi ekspor juga agak fluktuatif, walaupun ada perimbangan dari neraca perdagangan impor dan ekspor. Tapi lebih dominan penurunan itu di sektor-sektor unggulan. Seperti hasil bumi," ungkapnya.

Ekspor yang masih tinggi, kata Latunreng, didominasi hasil pertambangan. Sementara komoditas lainnya seperti hasil perkebunan, perikanan, dan hasil bumi lainnya malah mengalami penurunan.

"Tapi tentu kita (pengusaha) tidak bisa melihat itu sebagai suatu kegagalan atau hambatan. Karena ini terjadi bukan karena ekonomi Sulsel atau Indonesia lemah. Tapi kondisi serupa juga dialami negara lain dan jauh lebih parah," pungkasnya.