Rabu, 28 November 2018 11:23 WITA

Kumpulkan Mitra Tenant, Angkasa Pura Banjir Keluhan Soal ATM Center dan Taksi Online

Penulis: Nurhikmah
Editor: Nur Hidayat Said
Kumpulkan Mitra Tenant, Angkasa Pura Banjir Keluhan Soal ATM Center dan Taksi Online
Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengumpulkan seluruh mitra tenant dan calon mitra tenant dalam Tenant Gathering yang digelar di Dalton Hotel, Rabu (28/11/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jelang akhir tahun, Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengumpulkan seluruh mitra tenant dan calon mitra tenant dalam Tenant Gathering yang digelar di Dalton Hotel, Rabu (28/11/2018).

Pada kesempatan ini, Angkasa Pura melaksanakan sharing sessions bersama para mitra. Co GM Angkasa Pura SHIAM, Djon Herry bersama VP Non Aeronautical Business AP I , Ahmad Syaugi hadir untuk mendengarkan keluhan dan menerima masukan dari mitra tenant.

Mitra tenant dari asosiasi taksi bandara dan dari perbankan menyampaikan keluhan mereka mengenai kehadiran taksi online dan kebutuhan masyarakat akan kehadiran ATM Center di terminal keberangkatan.

Simanjuntak, salah satu mitra tenant dari perbankan mengatakan, saat ini keberadaan ATM Center di lantai dua bandara belum representatif karena masih sulit dijangkau dari pintu masuk bandara.

"Padahal di pintu keberangkatan banyak sekali masyarakat yang butuh uang untuk belanja oleh-oleh untuk keluarga ataupun makan di ruang tunggu," kata Simanjuntak.

Sementara itu, John dari Bank Mandiri menyampaikan keluhan soal kebersihan di ATM Center. Menurutnya diperlukan perhatian khusus dari tim kebersihan Angkasa Pura terhadap ATM Center karena sulit diakses sendiri oleh tim perbankan.

"Kami tidak bisa stand by 24 jam. Karena kami kesulitan mengakses masuk bandara. Jadi kami harapkan perhatian dari pihak Angkasa Pura," katanya.

Hal ini mendapatkan tanggapan langsung dari VP Non Aeronautical Business AP I , Ahmad Syaugi. Menurutnya, masukan dari pihak perbankan akan langsung dipertimbangkan oleh AP 1, utamanya untuk mengembangkan ATM Center di pintu keberangkatan.

Mitra lain, Chaerul dari Kareba Taksi mengeluhkan mengenai ancaman layanan taksi online yang mulai menggerus pendapatan mereka.

Hal ini ditanggapi oleh Djon dengan menyampaikan komitmen AP untuk menjaga kondusifitas transportasi di bandara. "Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk menjaga kondusifitas," katanya.