Selasa, 13 November 2018 08:52 WITA

Berapa Idealnya Tabungan Jika Terima UMP Sulsel Rp2,8 juta?

Penulis: Nurhikmah
Editor: Andi Chaerul Fadli
Berapa Idealnya Tabungan Jika Terima UMP Sulsel Rp2,8 juta?
ilustrasi

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) naik 8,03 persen tahun 2019 mendatang. Per Januari 2019 nanti, UMP Sulsel bakal naik menjadi Rp2,8 juta.

Jika ingin tetap menyisihkan uang untuk ditabung, ada baiknya mengikuti langkah-langkah berikut agar tetap bisa menabung.

1.Sisihkan 10 persen untuk Tabungan
Ahli Ekonomi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Manajemen (STIEM) Bongaya, Dr Ansir Launtu mengatakan, idealnya, uang yang ditabung setiap bulan adalah 5-10 persen dari gaji yang diterima.

"Jadi langkah pertama adalah sisihkan gaji di awal bulan sebanyak Rp150.000 hingga Rp280.000," katanya.

2. Buat Perencanaan Keuangan Kebutuhan Dasar
Selanjutnya, kata Ansir, hal penting lain yang harus dilakukan adalah melakukan penganggaran dan pos-pos pengeluaran.

Misalnya, untuk uang tempat tinggal, apakah masih kost, atau mengontrak rumah atau tinggal bersama orang tua atau mertua.

"Anggaplah masih kost, bayar Rp500 per bulan. Itu harus diutamakan juga. Dan jangan lupa menghitung uang makan, jika Rp10 ribu sekali makan, maka hitungannya bisa 2 kali makan, jadi Rp10.000 kali 2 dikalikan 30. Sekitar Rp600.000," katanya, Selasa (13/11/2018).

Loading...

Selanjutnya, yang harus disisihkan di awal, menurut Ansir adalah biaya bahan bakar kendaraan. Jika kendaraan yang dimiliki adalah motor, maka harus dibuatkan estimasi bensin yang dibutuhkan selama sebulan. 

"Anggaplah motornya diisi bensin 3 kali seminggu, sekali pengisian Rp20.000 nah, nah jika dikalikan 3 kali 4 Minggu sekitar 12 kali mengisi bensin, jadi totalnya Rp240 ribu," katanya.

3.Siapkan Dana Darurat
Setelah pengeluaran dasar tersebut, Ansir mengaku sebaiknya seseorang menyiapkan dana darurat dari gajinya setiap bulan. Dana darurat ini adalah dana yang bisa diambil sewaktu-waktu. Berbeda dengan tabungan 10 persen yang bersifat jangka panjang.

"Dana darurat bisa disimpan minimal Rp100 ribu dengan gaji segitu (Rp2,8 juta), jadi kalau misalnya ada keperluan mendesak di luar keperluan dasar, bisa diambil," katanya.

Terakhir, Amsir mengingatkan, tabungan tidak sama dengan investasi. Investasi menurut teori ekonomi bisa dilakukan seseorang apabila tabungannya sudah mencapai 6 kali dari gaji yang diterima.

"Jadi kalau tabungannya sudah cukup 6 kali Rp2,8 juta barulah mulai mau berinvestasi," katanya.

Loading...
Loading...