Selasa, 06 November 2018 14:59 WITA

Apindo Minta UMK 2019 di Makassar Tak Lebih dari 8,03%

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Andi Chaerul Fadli
Apindo Minta UMK 2019 di Makassar Tak Lebih dari 8,03%

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Makassar, Muammar Muhayang mengatakan, pihaknya meminta agar Upah Minimum Kota (UMK) Makassar 2019 mengikuti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Apindo Makassar juga ikut menyaksikan saat Dewan Pengupahan Provinsi mengusulkan nilai kenaikan UMP kepada gubernur, yaitu 8,03 persen dari tahun lalu. Jadi kita berharap UMK naik senilai itu juga," harap Muammar pada Rakyatku.com, Selasa (6/11/2018).

Kenaikan UMK sebesar 8,03 persen, dikatakan Muammar, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Hal itu juga berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8.240/M-Naker/PHI9SK-Upah/X/2018 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2018.

"Sebenarnya, UMK naik 8,03 persen saja sudah cukup memberatkan bagi pengusaha. Apalagi di tengah situasi dan kondisi seperti saat ini," ungkap Muammar.

"Tapi kami dari Apindo akan tetap mengikuti, apa yang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan," imbuhnya.

Jika UMK Makassar mengikuti kenaikan UMP Sulsel sebesar 8,03 persen. Maka mulai Januari 2019, UMP pekerja dan buruh di Kota Makassar kemungkinan sebesar Rp2.941.269, atau naik sekira Rp218.628.