Minggu, 04 November 2018 20:03 WITA

Sukses di Makassar, Pertamina Bangkitkan Asa Kelompok Wanita Nelayan Bitung

Penulis: Nurhikmah
Editor: Nur Hidayat Said
Sukses di Makassar, Pertamina Bangkitkan Asa Kelompok Wanita Nelayan Bitung
Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII M. Roby Hervindo (kiri) dengan salah satu mitra binaan.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Siapa tidak kenal kelompok wanita nelayan (KWN) Fatimah  Az-Zahra. Kelompok yang diketuai oleh Nuraeni ini merupakan salah satu mitra binaan Pertamina yang sukses meningkatkan taraf hidup anggotanya.

Sudah hampir lima tahun sejak bantuan pertama Pertamina menyentuh masyarakat miskin di pesisir utara Kota Makassar tersebut.

Nuraeni mengatakan, pendampingan Pertamina sejak 2014 lalu tidak pernah terputus. Anggota KWN Fatimah Az-Zahra telah mendapatkan sejumlah bantuan dari Pertamina mulai dari sarana produksi, peralatan hingga rumah produksi. 

Selain itu, pertamina juga memberikan dukungan berupa peningkatan kapasitas, modal usaha, hingga bantuan promosi. 

Kini KWT Az-Zahra dan ratusan anggotanya telah menikmati kehidupan yang berkecukupan.

"Dulu, sebelum kelompok terbentuk, kami semua hanya ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan. Hanya bergantung pendapatan suami. Setelah tersentuh bantuan, pendapatan meningkat, produk juga menjadi berkualitas. Meskipun pendapatan susah diprediksi bergantung permintaan, namun yang pasti lebih sejahtera," kata Nuraeni.

Menularkan Kebaikan

Semangat keberhasilan dari KWT Fatimah Az-Zahra inilah yang berusaha dirajut Pertamina dan Nuraeni untuk membangkitkan asa masyarakat nelayan di Kabupaten Bitung, Sulawesi Utara.

Berkaca dari keberhasilan program pemberdayaan istri nelayan lewat KWN Az-Zahra di Kelurahan Pattingaloang Makassar, Sulsel. Pertamina mereplikasi kegiatan pemberdayaan tersebut bagi KWN daerah pesisir di Kabupaten Bitung.

Menggandeng Badan Komunikasi Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan (BKPSP) dan Forum Komunikasi CSR (FKCSR) Sulut, Pertamina melaksanakan program Pembinaan dan Pelatihan kepada 30 Kelompok Wanita Nelayan di Bitung.

Sukses di Makassar, Pertamina Bangkitkan Asa Kelompok Wanita Nelayan Bitung

Program Pembinaan dan Pelatihan kepada 30 Kelompok Wanita Nelayan di Bitung.

Loading...

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII M. Roby Hervindo menuturkan pemberdayaan KWN di Bitung ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para istri nelayan di Bitung.

"Permasalahan yang sama terjadi kepada para istri nelayan baik di Makassar maupun di Bitung. Saat nelayan tak dapat melaut karena kondisi alam dan iklim, maka pendapatan menurun sejingga berimbas pada kehidupan istri dan anak-anak nelayan," katanya.

Ini diperburuk dengan tekanan rente atau rentenir yang sangat kuat, monopoli rentenir terhadap hasil tangkap nelayan serta akses permodalan yang sangat sulit.

“Melalui program kemitraan dan bina lingkungan, kami ingin merangkul KWN di Bitung dan Manado untuk dapat mandiri dan berpenghasilan sendiri," katanya.

Dalam bantuan program pemberdayaan ini setiap kelompok diberikan pelatihan langsung Nuraeni yang juga dikenal sebagai inovator nasional dalam Partisipasi Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PUSPA).

Pelatihan yang diberikan  mengenai pengolahan produk hasil olahan ikan seperti abon ikan dan olahan makanan lain sebagainya.

Di samping pelatihan, para kelompok KWN Bitung diberikan sosialisasi Program Kemitraan. Dalam program tersebut, Pertamina akan memberikan dana pinjaman bergulir sebagai modal kepada setiap kelompok yang akan menjadi mitra binaan Pertamina.

Adapun 30 Kelompok KWN Bitung ini berasal dari 3 kelurahan yakni Kelurahan Aertembaga sebanyak 10 kelompok, Kelurahan Tandurusa sebanyak 10 kelompok dan Kelurahan Winenet sebanyak 10 kelompok.

Komitmen Pertamina

Roby menjelaskan, selama 3 tahun terakhir, Pertamina telah menyalurkan lebih dari Rp29 miliar bantuan Bina Lingkungan di sektor Pelatihan dan Pemberdayaan di wilayah Sulawesi.

Khusus di tahun 2018, bantuan Bina Lingkungan di sektor Pelatihan dan Pemberdayaan di Sulawesi telah disalurkan sebesar Rp4,8 miliar, yang mana Rp1,9 miliar di antaranya disalurkan ke wilayah Sulawesi Utara.

Loading...
Loading...