Jumat, 02 November 2018 20:29 WITA

Nurdin Abdullah Genjot Bank Sulselbar Jadi Bank Devisa

Penulis: Fathul Khair - Arfa Ramlan
Editor: Nur Hidayat Said
Nurdin Abdullah Genjot Bank Sulselbar Jadi Bank Devisa
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (kiri), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sulselbar, di Hotel The Rinra, Jumat (2/11/2018). (Foto: Arfa Ramlan)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, mendorong Bank Sulselbar menjadi bank devisa. Hal itu disampaikan Nurdin dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sulselbar, di Hotel The Rinra, Jumat (2/11/2018).

"Jadi yang pasti kita berharap, BPD (Bank Sulselbar) harus menjadi bank devisa. Karena kalau tidak, sayang investasi masuk ke Sulsel, kita tidak mendapat apa-apa," ujar Nurdin.

Nurdin menekankan transformasi Bank Sulselbar ke bank devisa, bisa dilakukan secepatnya. Ada sejumlah hal yang harus dilakukan, kata Nurdin, untuk menunjang Bank Sulselbar menjadi bank devisa.

"Yang pasti bagi kita, BPD harus menjadi champions di Sulsel. Makanya sesegera mungkin jadi bank devisa," tambah mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

"Kita tadi kritik, supaya SDM diperbaiki. IT diperbaiki. SDM yang bagus, akan meningkatkan kapasitas perbankan kita," lanjutnya.

Dalam RUPS itu, juga dibahas penambahan saham Pemprov Sulsel. Pemprov Sulsel akan menambah sahamnya terus di Bank Sulselbar sesuai aturan hingga 51 persen.

"Kan orang terus nambah, kita gak nambah. Akhirnya kita menjadi mengecil. Jadi intinya kita harus jadi bank devisa. Coba lihat bank BJB (Bank Jabar Banten) yang berkembang pesat," pungkasnya.