Kamis, 01 November 2018 21:38 WITA

Makanan Utama Pemicu Pertumbuhan Industri Manufaktur IMK Sulsel

Penulis: Sartika Marzuki - Arfa Ramlan
Editor: Adil Patawai Anar
Makanan Utama Pemicu Pertumbuhan Industri Manufaktur IMK Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat, pertumbuhan produk industri manufaktur mikro dan kecil (IMK) pada triwulan III tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 8,77% (qtoq).

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah mengatakan, pertumbuhan produksi industri manufaktur IMK Sulsel ini berada di atas pertumbuhan secara nasional. yang turun sebesar 0,35% atau lebih besar 9,12 poin.

"Hal ini dipicu oleh pertumbuhan positif dari industri yang ada di Sulsel. Utamanya industri makanan yang naik sebesar 56,05%," ungkap Yos dalam konfensi pers, di Kantor BPS Sulsel, Jalan Haji Bau, Kamis (1/11/2018).

Selain makanan, lanjutnya, jenis-jenis industri manufaktur IMK yang mengalami kenaikan tertinggi triwulan III tahun 2018 terhadap triwulan II pada 2018, yaitu barang logam bukan mesin dan peralatan. Industri ini naik sebesar 9,38%. Selanjutnya industri kulit barang dari kulit dan alas kaki, yang tumbuh sebesar 8,61%.

Sementara itu, jenis industri manufaktur IMK yang mengalami penurunan produksi tertinggi pada triwulan III tahun 2018 terhadap triwulan II tahun 2018, yaitu industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, yang turun sebesar 18,65%.

"Industri tekstil di Sulsel juga turun sebesar 11,66% di triwulan III 2018. Hal serupa juga terjadi pada industri alat angkutan lainnya, yang turun sebesar 9,74%," pungkasnya.