Kamis, 01 November 2018 17:04 WITA

Hampir Semua Produksi Industri Manufaktur di Sulsel Menurun

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Hampir Semua Produksi Industri Manufaktur di Sulsel Menurun

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada triwulan III tahun 2018, mengalami penurunan sebesar 6,25 persen (yoy) dibanding periode yang sama 2017.

"Pertumbuhan produksi Sulsel pada triwulan III 2018, berada di bawah pertumbuhan produksi nasional yang justru tumbuh positif 5,04 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rusdiansyah dalam konfensi pers, Kamis (1/11/2018).

Hal tersebut, lanjut Yos, terjadi karena hampir semua industri manufaktur besar dan sedang di Sulsel mengalami penurunan produksi pada triwulan III 2018 terhadap triwulan III 2017.

Industri manufaktur yang mengalami penurunan produksi tertinggi adalah industri barang galian bukan logam, yang turun sebesar 15,71 persen.

"Penyebab lainnya, yaitu penurunan yang turut dialami industri kayu, sebesar 3,51 persen. Kemudian industri makanan yang turun 3,59 persen dibanding tahun lalu," tuturnya.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan triwulan II 2018 (quartal to quartal/qtoq), pertumbuhan produksi industri manufaktur Sulsel triwulan III 2018 tetap mengalami pertumbuhan, yakni sebesar 8,11 persen.

"Pertumbuhan ini berada di atas pertumbuhan nasional yang naik sebesar 4,1 persen (qtoq)," pungkasnya.