Senin, 29 Oktober 2018 13:49 WITA

Waspada Penipuan Berkedok Investasi, Berikut Ciri-Cirinya

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Nur Hidayat Said
Waspada Penipuan Berkedok Investasi, Berikut Ciri-Cirinya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Silampua), Zulmi mengimbau, agar masyarakat berhati-hati dengan penipuan berkedok investasi.

"Masyarakat harus selalu curiga dengan perusahaan penghimpun dana. Apalagi jika mereka berani menawarkan keuntungan tinggi mencapai 10 sampai 20 persen. Itu sudah harus dicurigai," kata Zulmi kepada Rakyatku.com, Senin (29/10/2018).

Tawaran investasi dengan bunga pengembalian tinggi, lanjut Zulmi, merupakan salah satu ciri paling jelas dari investasi tidak aman. Pasalnya, lembaga perbankan umumnya hanya mampu memberikan bunga sekitar enam persen per tahun.

Selain itu, masyarakat juga bisa melihat dari segi perizinan perusahaan. Ciri investasi yang tidak aman, yaitu tidak terdaftar atau mempunyai izin dari lembaga berwenang.

"Perusahaan investasi yang seperti itu, biasanya hanya mempunyai SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan). Padahal perusahaan tersebut juga harus mengantongi izin penghimpunan dana dari lembaga resmi seperti OJK," ungkapnya.

Zulmi berharap, masyarakat dapat selalu waspada dan berhati-hati dalam berinvestasi. Jika ditemukan adanya perusahaan yang memiliki ciri-ciri tadi, diimbau agar melapor kepada OJK.