Minggu, 21 Oktober 2018 15:35 WITA

Didorong OJK, Kinerja Bank Syariah Lampaui Bank Konvensional di Sulsel

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Nur Hidayat Said
Didorong OJK, Kinerja Bank Syariah Lampaui Bank Konvensional di Sulsel
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Aset perbankan syariah mencatatkan pertumbuhan dobel digit, yakni 16,20 persen dengan nominal Rp8,18 triliun hingga Agustus 2018.

Pertumbuhan ini jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan aset perbankan konvensional 7,62 persen (yoy), dengan nominal Rp133,37 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah juga mencatat pertumbuhan dobel digit 11,77 persem (yoy) dengan nominal Rp4,72 triliun. Lebih tinggi dibanding pertumbuhan DPK perbankan konvensional 7,07 persen (yoy) dengan nominal Rp87,08 triliun. 

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Zulmi mengatakan, peningkatan industri perbankan syariah memang telah menjadi salah satu program OJK.

"Kita mempunyai program di Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Salah satunya yaitu untuk mendorong aksesibilitas khusus syariah," kata Zulmi kepada Rakyatku.com, Minggu (21/10/2018).

OJK juga bekerja sama dengan TPAKD, mendorong komunikasi jasa keuangan, serta melakukan edukasi dan pelatihan kepada para mubalig.

"Harapannya agar para mubalig dapat ikut ambil peran dalam rangka mengedukasi masyarakat tentang ekonomi syariah. Masing-masing industri juga tetap turun ke lapangan untuk edukasi dan sosialisasi ke masyarakat," pungkasnya.