Sabtu, 20 Oktober 2018 19:34 WITA

Kredit Bermasalah Naik, OJK Ingatkan Perbankan di Sulsel

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Andi Chaerul Fadli
Kredit Bermasalah Naik, OJK Ingatkan Perbankan di Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan bank-bank penyalur kredit yang bermasalah di Sulsel agar mencari solusi. Pasalnya, rasio kredit bermasalah di Sulawesi Selatan pada Agustus 2018 mencapai 4,45 persen dari  3,43 persen di posisi Desember 2017.

Kepala OJK Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Zulmi menganjurkan perbankan tersebut untuk melakukan restrukturisasi kredit. Jika usaha dari para debitur tersebut masih memiliki prospek.

Mulai dari memberikan keringanan bunga, penjadwalan kembali pembayaran utang, atau menunda pembayaran utang debitur.

Terkhusus debitur-debitur yang sudah tidak mungkin lagi untuk bangkit, tambah dia, maka salah satu cara yang dapat dipilih yakni menghapus-bukukan utang.

"Tapi itu cara yang paling terakhir. Karena resikonya, agunan akan diambil alih oleh bank. Kita (OJK) juga tidak berharap hal demikian terjadi, karena bisa merugikan masyarakat," pungkasnya.