Kamis, 18 Oktober 2018 19:45 WITA

Jawab Keresahan Nasabah Soal Fluktuasi Kurs,  Mandiri Gelar Economic View

Penulis: Nurhikmah
Editor: Muh. Taufik
Jawab Keresahan Nasabah Soal Fluktuasi Kurs,  Mandiri Gelar Economic View

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Banyak masyarakat resah dengan kondisi pelemahan rupiah terhadap Dollar yang sedang terjadi beberapa wakru terakhir. 

Menjawab keresahan masyarakat tersebut PT Bank Mandiri Kanwil X Sulawesi dan Maluku berusaha mengedukasi nasabahnya dengan  menggelar Mandiri Economic View.

Kegiatan  ini digelar di  di Hotel Four Points by Sheraton Jl Andi Djemma, Makassar, Kamis malam (18/10/2018) dengan mendatangkan ratusan nasabah. 

Pada diskusi tersebut,  Bank Mandiri sengaja menghadirkan pembicara dari Bank Indonesia dan Polda Sulsel.

Dari BI,  hadir Direktur, Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank IndonesiaSulsel Dwityapoetra Soeyasa Besar. Sedangkan dari Polda Sulsel Kabagbinopsal Ditreskrimsus Polda Sulsel AKBP Edi Harto.

Kegiatan  ini berlangsung dipandu oleh Treasury Manager Region X Sulawesi dan Maluku Bagus Wiratman Isattama.

Regional CEO X Sulawesi dan Maluku (Sulama) Bank Mandiri Angga Erlangga Hanafie dalam sambutannya menuturkan, diskusi bertemakan Sulsel Menjawab Fluktuasi Kurs dan Dinamika Politik ini merupakan hasil perbincangannya dengan Dwityapoetra Soeyasa Besar saat pelantikan Gubernur Sulsel.

"Saya tanya ke Pak Poetra, banyak nasabah yang nanya kalau rupiah sampai Rp 15 ribu per dolar AS bagaimana pak? saat itu kan masih Rp 14.900," katanya.

Kata Poetra, sapaan Dwityapoetra Soeyasa Besar, fundamental ekonomi Indonesia kuat.

Sehingga tidak akan terjadi krisis ekonomi bila dolar masih di angka itu.

"Nah follow up dari hal tersebut, kita ingin meyakinkan nasabah bahwa, tifak ada hal kritis dan bahaya saat ini. Maka dari itu kita hadirkan Pak Poetra dari BI untuk menjelaskan itu," kata Angga sapaanya.

Tidak sampai di situ, masalah dinamika politik yang sedikit menyerempet persoalan keamanan pun rentan terjadi, mengakibatkan investasi terganggu.

"Kami hadirkan dari Polda Sulsel, bagaimana keamanan daerah ini," katanya