Senin, 08 Oktober 2018 19:28 WITA

Tanggapan OJK Soal Rencana Penghapusan Utang Kredit IKM di Palu

Editor: Nur Hidayat Said
Tanggapan OJK Soal Rencana Penghapusan Utang Kredit IKM di Palu
Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional VI Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua), Andi Muhammad Yusuf.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartanto, mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menghapuskan utang kredit bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) yang terkena dampak bencana di Palu, Sulawesi Tengah.

Airlangga mengungkapkan, hal itu dimaksudkan untuk mengurangi beban dan menjadi salah satu upaya dalam memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat pascagempa dan tsunami di Palu dan wilayah sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional VI Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua), Andi Muhammad Yusuf mengaku, saat ini pihaknya masih memproses data terkait rencana tersebut.

"Itu ada kebijakannya. Semua lagi diproses. Mulai dari datanya, berapa potensi yang memang terdampak akibat bencana tersebut. Itu masih didata semua oleh OJK," kata Yusuf kepada Rakyatku.com, Senin (8/10/2018).

Kendati demikian, Yusuf mengaku hal tersebut memang sering dilakukan di daerah-daerah yang mengalami bencana alam. Namun, bentuknya bukan berupa penghapusan utang, melainkan restrukturisasi kredit.

"Tapi yah semua tergantung nanti. Seperti apa bentuknya. Belum tahu juga nih kita (OJK Sulampua). Karena sebenarnya itu kebijakan pusat," pungkas Yusuf.