Kamis, 27 September 2018 13:52 WITA

Rupiah Melemah, Petani Kakao Untung

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Nur Hidayat Said
Rupiah Melemah, Petani Kakao Untung

RAKYATKU.COM, LUWU - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), ternyata tak selalu membawa dampak buruk. Hal itu terlihat dari harga jual biji kakao di Sulawesi Selatan.

HUP Manajer PT Mars Symbiosciencea Indonesia Wilayah Kabupaten Luwu, Muhajir, mengatakan penguatan dolar AS membuat harga jual hasil panen kakao petani melambung tinggi.

"Kakao itu merupakan komoditas ekspor, yang penjualannya menggunakan dolar. Jadi jika kurs rupiah jatuh, maka otomatis nilai dolar naik. Ini tentu menyebabkan harga jual biji kakao lebih tinggi," ungkap Muhajir kepada Rakyatku.com, Kamis (27/9/2018).

Muhajir menuturkan, per tanggal 27 September 2018, harga jual biji kakao secara internasional telah menyentuh angka USD2.168 per ton.

Sementara harga jual kakao basah, khususnya di Kabupaten Luwu, telah menyentuh angka Rp10.105 per kilogram. Sementara untuk harga biji kakao kering sekira Rp30.315.

"Jadi semua tergantung dolar. Jika dolar menguat, maka keuntungan yang diperoleh petani kakao semakin banyak," pungkasnya.