Senin, 24 September 2018 17:04 WITA

Rupiah Melemah, Penjualan Mobil Terpuruk

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Nur Hidayat Said
Rupiah Melemah, Penjualan Mobil Terpuruk

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah. Senin (24/9/2018), rupiah dibuka di angka Rp14.846 per dolar AS. Padahal pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah berada di angka Rp14.816 per dolar AS.

Owner PBM, Harsono mengatakan, pelemahan rupiah terhadap dolar membawa dampak buruk terhadap tingkat penjualan mobil, khususnya di Sulawesi Selatan.

Pasalnya sejak rupiah melemah, tingkat penjualan mobil di diler miliknya mengalami penurunan cukup fantastis, hingga melebihi 60 persen.

"Dulu kami bisa menjual 10 sampai 15 unit mobil per bulan. Sekarang, laku 4 unit saja sudah syukur sekali," ungkap pengusaha jual beli mobil baru dan bekas di bilangan Veteran tersebut kepada Rakyatku.com, Senin (24/9/2018).

Kondisi tersebut, lanjut Harsono, terjadi akibat penurunan daya beli masyarakat. Lantaran nilai tukar rupiah yang terus melemah, hingga menyebabkan harga kebutuhan pokok kian meningkat.

"Saat ini masyarakat tentu akan berpikir berkali-kali untuk membeli mobil. Karena memenuhi kebutuhan pokok jauh lebih penting dan harus jadi prioritas," ujarnya.

Olehnya, Harsono mengaku hanya bisa pasrah dan berharap, agar nilai tukar rupiah cepat menguat. Sehingga minat masyarakat untuk membeli mobil bisa kembali tinggi.