Jumat, 21 September 2018 14:15 WITA

Perang Dagang AS dan China Bisa Untungkan Vietnam

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Perang Dagang AS dan China Bisa Untungkan Vietnam
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China, bisa membawa keuntungan bagi Vietnam.

Semakin meningkatnya tekanan biaya dari tarif AS-China, membuat negara yang berada di wilayah semenanjung Indo-china Asia Tenggara itu, mendapat peluang besar untuk menjadi negara tujuan investasi asing.

"Jadi kalau kemudian produk AS terus dihambat masuk China. Produk China terhambat masuk ke Amerika. Para pengusaha akan langsung berpikir untuk melakukan relokasi industri dari China ke Vietnam dengan biaya yang jauh lebih murah," ungkap Bhima.

Alasannya, Vietnam merupakan salah satu negara dengan laju pertumbuhan ekonomi tercepat selama beberapa tahun terakhir. Apalagi, saat ini Vietnam menjadi salah satu magnet untuk komoditas, investasi dan pariwisata.

Vietnam juga diyakini memiliki fondasi makro yang aman, dengan cadangan devisa substansial. Negara keuangan negara itupun berjalan sangat positif.

Selain itu, kecil kemungkinan bagi AS untuk menjadikan Vietnam sebagai target perang dagang. Meskipun negara yang berjulukan Rose itu memiliki surplus dagang sebesar USD 40 miliar terhadap negeri Paman Sam tersebut.

Hal itu terjadi, mengingat faktor ketegangan ekonomi yang melibatkan AS dan China, dilatarbelakangi oleh alasan geostrategis dan komersial.