Selasa, 04 September 2018 15:18 WITA

Harga LPG 3 Kg Naik, Sulsel Justru Deflasi

Penulis: Nurhikmah
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Harga LPG 3 Kg Naik, Sulsel Justru Deflasi

RAKYATKU. COM, MAKASSAR - Kelangkaan LPG kemasan 3 Kilogram (Kg) di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebabkan kenaikan harga. Hal tersebut diprediksi akan menyebabkan inflasi pada Agustus 2018. 

Namun,  kenaikan harga tersebut justru tidak berdampak serius terhadap inflasi di Sulsel.  Pasalnya, per Agustus 2018, Sulsel justru alami Deflasi.  

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, kenaikkan harga elpiji 3 Kg ternyata tidak membuat ledakan inflasi di Sulsel. 

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, mengatakan bahwa pada Agustus 2018, Sulsel mengalami deflasi sebesar 0,10 persen. Terkait kenaikkan harga LPG 3 Kg, di penghujung bulan Agustus dinilai tidak terlalu berpengaruh. 

"Bisa jadi kalau naiknya (harga LPG) di akhir-akhir bulan tidak terlalu berpengaruh terhadap inflasi," ujarnya.

Meski demikian, kenaikkan harga LPG 3 Kg di Sulsel juga merupakan penyumbang inflasi. Hal tersebut terlihat dari Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar juga menyumbang inflasi sebesar 0,16 persen.

"Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar memang menyumbang inflasi, tapi inflasi kelompok itu tertutupi dengan terjadinya penurunan harga untuk kelompok bahan makanan sebesar 0,98 persen dan kelompok sandang yang deflasi 0,20 persen," paparnya. 

Dengan tingginya angka deflasi dua kelompok tersebut bisa menutupi atau menekan inflasi yang dihasilkan kelompok lainnya.