Jumat, 31 Agustus 2018 03:00 WITA

Waspadai Modus Pemerasan di Peminjaman Berbasis Online 

Editor: Eka Nugraha
Waspadai Modus Pemerasan di Peminjaman Berbasis Online 
Ilustrasi

RAKYATKU.COM -- Masyarakat diminta untuk mewaspadai peminjaman berbasis online yang banyak beredar di media sosial. Bisa jadi, itu adalah modus dari praktik yang Predatory Lending. 

Ketua Bidang Peminjaman Cash Loan Aftech, Sunu Widyatmoko mengungkapkan predatory lending bertujuan memeras peminjam hingga habis. 

"Predatory lending itu kalau dalam bahasa Indonesia istilahnya suatu praktik tipu-tipu dalam pemberian pinjaman. Tujuannya sebetulnya memeras peminjam sampai sehabis-habisnya," kata Sunu.

Ia menjelaskan, biasanya perusahaan yang melakukan predatory lending memiliki beberapa ciri. Salah satunya adalah tidak memaparkan dengan jelas informasi terkait bunga pinjaman, denda jika terlambat membayar, dan cara perhitungan bunga serta denda.

Untuk memastikan apakah sebuah layanan peminjaman merupakan 'predator' atau tidak, Aftech mengimbau masyarakat untuk memperhatikan dengan rinci seluruh informasi sebelum melakukan peminjaman, serta mengimbau untuk menghindari layanan pinjaman dengan bunga yang terlalu tinggi.

Tags

Berita Terkait