Selasa, 28 Juni 2016 09:37 WITA

Pelonggaran LTV Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sulsel

Penulis: Nurhikmah
Editor: Vkar Sammana
Pelonggaran LTV Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -  Bank Indonesia (BI) Sulsel optimis aturan baru soal relaksasi Loan To Value (LTV), dan pencabutan larangan inden bakal mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Sulsel secara keseluruhan bukan hanya di sektor properti.

"Seperti diketahui, sektor properti adalah multiplayer efect yang akan mendorong pertumbuhan diratusan sektor lain apabila pertumbuhan disektor ini terjadi," kata Kepala Devisi Advisory Ekonomi dan Keuangan BI Sulsel, Miyono kepada Rakyatku.com, Senin (27/6/2016).

Berdasarkan catatan Real Estat Indonesia (REI) Setidaknya ada 141 sektor industri lain yang ikut tumbuh seiring dengan pertumbuhan sektor properti di antaranya, bahan bangunan seperti pasir, semen, tanah,batu bata dan batako, di sektor tenaga kerja juga akan turut tumbuh karena pembangunan disektor properti membutuhkan banyak tenaga kerja. Selain itu, sektor perdagangan mikro pun akan tumbuh utamanya disekitar perumahan baru.

Loading...

Miyono melanjutkan, Pasca disahkannya aturan baru ini Agustus mendatang, aturan ini akan langsung berlaku keseluruh bank penyalur KPR yang ada di Sulsel dan diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan sektor properti Sulsel hingga minimal 10 persen dan pertumbuhan ekonomi Sulsel antara 7,5 hingga 8 persen.

"Kami sih berharap ini dapat mendorong daya beli masyarakat utamanya untuk rumah tipe menengah dan sedang yang pada triwulan pertama pertumbuhannya sangat rendah. Diharapkan semester kedua ini lebih bergairah," ungkapnya.

Loading...
Loading...