Kamis, 12 Juli 2018 11:45 WITA

Lahan Kosong Dijadikan Kawasan Pertanian, Kementan Gelontorkan Rp2,4 T

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Lahan Kosong Dijadikan Kawasan Pertanian, Kementan Gelontorkan Rp2,4 T
Ilustrasi kawasan pertanian. Int.

RAKYATKU.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) berencana melakukan redistribusi lahan, dengan mengubah lahan kosong menjadi kawasan pertanian. 

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Kementerian Pertanian akan menggelontorkan dana hingga Rp2,4 triliun.

Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman mengatakan bahwa program redistribusi tersebut akan dibuat dalam bentuk kluster. Di mana satu bibit akan ditanam dan dikembangkan dalam satu kawasan.

"Intinya dari sektor pertanian kita membentuk kluster. Jadi kluster katakan lah suatu perkebunan untuk satu industri itu katakan lah lima ribu hektar itu harus satu komoditas, jadi bagus kan," ungkapnya yang dikutip dari DetikFinance, Kamis (12/7/2018).

Jadi, kluster tersebut nantinya akan dilaksanakan di seluruh Indonesia dan dikelola oleh beberapa keluarga di daerah tersebut. Hal ini dilakukan Kementan sebagai upaya menciptakan wirausaha baru.

Untuk mensukseskan program ini, Kementan juga telah menyiapkan bibit, mesin pertanian, dan pendampingan. Untuk bibit dianggarkan hingga Rp2,4 triliun guna mendorong program tersebut.

"Ada 30 juta batang mulai kopi, kakao, pala, mangga. Itu totalnya 30 juta batang anggarannya Rp 2,4 triliun tahun ini," terangnya.

Sementara itu, Amran menjelaskan, program ini telah berjalan di beberapa daerah, misalnya Bengkulu dengan kluster kopi dan Bangka Beliting kluster lada.

"Bengkulu kopi, Aceh kopi, sesuai potensi. Bangka Belitung itu lada," tutupnya.