Selasa, 26 Juni 2018 14:30 WITA

Rupiah Terus Melemah, BNI Perkuat Manajemen Risiko Kredit Impor

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Rupiah Terus Melemah, BNI Perkuat Manajemen Risiko Kredit Impor

RAKYATKU.COM - Seiring dengan melemahnya rupiah terhadap golar Amerika Serikat, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyusun strategi untuk meningkatkan manajemen risiko kredit impor. 

Direktur Manajemen Risiko BNI, Bob Tyasika Ananta mengatakan, pihaknya melakukan dua upaya manajemen risiko kredit impor tahun ini. 

"Pertama, menyaratkan debitur memiliki natural hedge atau pendapatan yang sama dalam valas," kata Bob yang dikutip dari Kontan, Selasa (26/6/2018).
 
Jika syarat tersebut tidak dipenuhi, maka debitur diwajibkan melalukan hedging. Menurut catatan Bob, eksposure debitur yang mengalami mismatch kurs ini sangat kecil.

Sementara startegi kedua adalah melakukan stress test untuk mengukur kemampuan debitur dalam menghadapi kenaikan kurs. Dengan strategi ini, BNI optimis rasio kredit macet alias non performing loan (NPL) bisa dimanage dengan baik.

Selain itu, BNI juga berharap ke depan tidak ada penambahan rasio NPL di sektor impor karena pelemahan kurs.