Minggu, 24 Juni 2018 00:08 WITA

Pj Gubernur Sulsel Jamu Saudagar Bugis-Makassar di Rumah Jabatan

Editor: Andi Chaerul Fadli
Pj Gubernur Sulsel Jamu Saudagar Bugis-Makassar di Rumah Jabatan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sebelum menghelat pembukaan kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) Ke-18, Minggu (24/6/2018) besok di Hotel Clarion. Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono menjamu para saudagar Bugis-Makassar di Taman Lakipadada di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (23/6/2018) malam.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 1500-an saudagar Bugis Makassar dari berbagai kota di Indonesia yang sengaja pulang kampung. Bahkan beberapa di antaranya berasal dari luar negeri. Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi apalagi masih dalam suasana lebaran Idul Fitri. 

Tema yang dihadirkan pada tahun ini adalah "Saudagar Bersinergi Untuk Negeri".

Dalam ramah tamah  ini, para tamu dijamu dengan suasana etnik Sulsel. Selain sejumlah penampilan tradisional yang mengobati rasa kangen dari para perantau juga dihadirkan makanan atau kuliner tradisional seperti pallubasa, coto Makassar,  bakso Atiraja, konro, pisang epe dan es pisang Ijo.

Pada kesempatan ini juga, lagu Mars Sulsel  diperdengarkan kepada para peserta. 

Salah satu peserta warga Kabupaten Gowa berdomisili Jakarta Husein menilai, ajang ini sebagai ajang yang positif, selain bisa bersilaturahmi juga dapat semakin mensolidkan persaudaraan masyarakat Sulsel. 

Sementara itu, warga KKSS di Korea Selatan, Panji Azis yang telah enam tahun merantau di negeri ginseng tersebut bangga dengan kegiatan seperti ini, ajang ini juga media baginya untuk berbagi pengalaman selama dirantauan. 

"Semoga kegiatan malam ramah taman seperti ini berlanjut dan kami KKSS dari Korea yang baru terbentuk selama dua tahun bisa lebih akrab lagi dengan KKSS yang ada di sini," harap, pria berusia 28 yang kembali ke Sulsel untuk meminang wanita pujaan. 

Sumarson dalam sambutannya, membeberkan data yang diperolehnya dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa Provinsi Sulsel adalah provinsi dengan jumlah lulusan S2 dan S3 terbanyak di Indonesia. 

"Sulsel ini isinya orang-orang pintar semua, data BPS ternyata kalau kita kumpulkan jumlah S2 dan S3 terbanyak itu di Sulsel," sebutnya.

Untuk itu dirinya yang menjabat sebagai Penjabat Gubernur dalam memimpin Sulsel meminta bantuan dalam segala bentuk agar bisa memimpin dengan baik. 

"Sebagai manusia jika ada yang lupa tolong diingatkan, ini karena ada sipakainge, tolong ingatkan saya, bila butuh bantuan itu kita sipatokkong," pintanya. 

Ia juga menyebutkankan bahwa karakteristik perantau masyarakat Sulsel adalah arus uang yang masuk ke Sulsel lebih banyak daripada yang keluar.  Hal ini menghasilkan pembangunan di Sulsel yang baik. 

"Uang yang datang dari perantauan itu lebih banyak, maka ini sebuah komitmen untuk membangun negeri lebih mudah," ujarnya.

Sementara itu, acara puncak PSBM besok akan dibuka dan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Dan diskusi diisi dua yaitu, sesi dialog terkait kebijakan dan kiat usaha sukses.