Sabtu, 19 Mei 2018 21:03 WITA

Mengenal 3 Desaigner IFF yang Digandeng Matahari

Editor: Andi Chaerul Fadli
Mengenal 3 Desaigner IFF yang Digandeng Matahari

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Matahari Departement Store merangkul desainer muda di Indonesia melalui kolaborasi dengan Indonesia Fashion Forward (IFF).

IFF adalah program inkubasi dan mentoring bagi desainer Indonesia terpilih. Program ini dimulai sejak 2012, yang merupakan inisiatif dari Jakarta Fashion Week, bekerja sama dengan British Council, yang juga didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf).

Matahari telah memilih tiga orang desainer IFF untuk berkolaborasi melengkapi koleksi modest wear dengan karya mereka, yaitu Restu Anggraini, Rani Hatta dan Norma Hauri. 

Kolaborasi Matahari dengan Jakarta Fashion Week dan Indonesia Fashion Forward ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas, serta memberikan wadah bagi karya para desainer IFF sehingga bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Restu Anggraini adalah desainer yang dikenal memiliki karya berdesain modern, kontemporer, dengan detail minimal. Ia banyak bermain dalam warna pastel dan alam. Restu juga memiliki lini  
fashion Etu. Pada tahun 2015, Etu tampil di Amazon Fashion Week Tokyo di Jepang. 

Pada tahun 2016, koleksinya dipamerkan di International Fashion Showcase pada London Fashion Week. Dan tahun ini, Etu menjadi salah satu brand yang mewakili Indonesia dalam Australia Awards – The Short Term Awards.

Rani Hatta menunjukkan bahwa tampil berhijab bukanlah penghalang bagi wanita untuk tampil sporty. Desain Rani menampilkan style yang sporty dan modern, dalam dominasi palet monokromatis, yaitu hitam, abu-abu, dan putih. 

Koleksinya antara lain training pants, sweatshirt, boyfriend T-shirt hingga sepatu sneakers bagi wanita berhijab. Rani Hatta juga pernah memamerkan koleksinya di Amazon Fashion Week Tokyo tahun 2017.

Norma Hauri berhasil menciptakan koleksi modest wear yang tak hanya elegan dan feminin, namun tetap syar’i. Karya Norma pas untuk digunakan di acara formal maupun non-formal.  

Karya Norma Hauri juga pernah dipamerkan di runway Amazon Fashion Week Tokyo tahun 2016.

"Selain masyarakat yang mengenakan hijab, semua karya yang ditampilkan dapat dikenakan juga oleh masyarakat yang tidak mengenakan hijab namun menyukai konsep berbusana yang  
santun," kata Imelda Like, Head of Marketing Communication and Fashion Director Matahari.