Senin, 14 Mei 2018 10:57 WITA

Konsumsi BBM di Sulawesi Naik 44% Saat Ramadan dan Idul Fitri

Editor: Andi Chaerul Fadli
Konsumsi BBM di Sulawesi Naik 44% Saat Ramadan dan Idul Fitri

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Memasuki bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah/2018, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII mengantisipasi peningkatan konsumsi energi, baik bahan bakar minyak maupun elpiji. 

General Manager Marketing Operation Region VII, Tengku Fernanda mengatakan, di wilayah Sulawesi, kenaikan konsumsi BBM jenis Pertamax tertinggi dibandingkan BBM lainnya, yakni meningkat 12,8% atau 237 Kiloliter (KL) per hari. Sedangkan konsumsi Premium diprediksi naik sekitar 11,9% atau 4.262 KL per hari dibanding rata-rata realisasi harian normal.

“Guna memastikan ketersediaan BBM dan elpiji dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 1439 H/2018, Pertamina menyiapkan satuan tugas (Satgas) yang bersiaga mulai tanggal 5 Juni hingga 25 Juni 2018," katanya, Senin (14/5/2018). 

Selama masa Satgas ini, Pertamina melakukan berbagai langkah guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di seluruh wilayah pulau Sulawesi, mencakup enam provinsi dari Sulawesi Utara hingga Sulawesi Selatan.

Region Manager Retail Fuel Marketing VII, I Ketut Permadi Aryakuumara menjelaskan, secara keseluruhan di wilayah Sulawesi untuk bahan bakar minyak atau gasoline, konsumsi tertinggi diprediksi terjadi pada tanggal 14 Juni 2018 atau H-1 Idul Fitri 2018 dengan kenaikan sebesar 44% yakni 9.547 KL dibanding konsumsi normal.

Sementara konsumsi tertinggi untuk bahan bakar diesel atau gasoil diprediksi terjadi pada tanggal 26 Juni 2018 atau H+11 yakni sebesar 3.099 KL atau naik sebesar 39% dibandingkan konsumsi normal. 
 
Untuk Sulawesi Selatan, selama masa satgas, konsumsi Pertamax diprediksikan naik 12,03% atau 145 KL per hari dibanding konsumsi normal 132 KL/hari. Sedangkan konsumsi Premium naik 11,70 % yakni 2.100 KL/hari dibanding konsumsi normal 1.880 KL/hari.

 “Peningkatan konsumsi tertinggi untuk kedua BBM ini diprediksikan terjadi pada tanggal 14 Juni 2018 atau H-1 Idul Fitri.  Hal ini menggambarkan konsumen Sulsel lebih memilih Pertamax sebagai bahan bakar kendaraan, karena jarak tempuh yang lebih jauh dibanding BBM lain,” ujar Ketut Permadi.

Tengku Fernanda menambahkan, Pertamina juga melakukan upaya lainnya yakni di sisi operasional, optimalisasi mobil tanki dan awak mobil tanki serta menyiapkan mobil tanki Dispensing System/Mobile Dispenser. 

“Untuk penyaluran LPG, Pertamina telah menyiapkan 236 Agen LPG dan 2.697 pangkalan LPG siaga di wilayah Sulawesi. Khusus di wilayah Sulsel, terdapat 118 Agen LPG dan 1.180 pangkalan LPG siaga,” jelasnya.

Di samping itu, di sisi penyalur, Pertamina meningkatkan setoran, memberikan kredit dengan Term of Payment selama 3 hari, serta berkordinasi dengan pihak Bank persepsi agar tetap beroperasi selama libur Idul Fitri 1439 H/2018. 

“Kami juga terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak Dishub, Disperindag, Kepolisian, dan ESDM, melakukan himbauan dan sosialisasi baik melalui media elektronik maupun media sosial serta menyiagakan 2 (dua) kendaraan mobil satgas untuk berpatroli khusus di wilayah Makassar,” jelas Tengku.

Tags